Anda berada di :

Home Tentang PerMaTa Kata Pengantar

Kata Pengantar

Attention, open in a new window. PDFCetakEmail

Ketika orang mendengar kata Kusta, maka yang terbayang adalah seorang yang bertubuh lusuh, kumuh, dan miskin. Penyakit Kusta selalu dilekatkan dengan kondisi yang negatif dan kemiskinan. Bahkan banyak orang beranggapan bahwa Kusta merupakan penyakit turunan dan penyakit kutukan yang disebabkan oleh tindakan pelanggaran norma sosial dan agama yang dilakukan seseorang. Sejak masa Sebelum Masehi (SM) orang yang mengalami Kusta selalu dihujat dan disingkirkan dari pergaulan masyarakat.

 

Jauh dari kepercayaan masyarakat selama ini, sesungguhnya Kusta merupakan penyakit biasa yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Mycobacterium Leprae. Secara medis penyakit Kusta dapat disembuhkan dengan meminum obat MDT (Multi Drug Therapy) secara rutin yang dapat diperoleh secara gratis di PUSKESMAS di seluruh Indonesia.

Meski demikian, hingga saat ini orang-orang yang pernah mengalami kusta (sembuh dari penyakit kusta) sebagian besar masih mengalami stigma negatif dan perlakuan diskriminatif dari masyarakat sekitarnya. Karena pernah mengalami kusta banyak dari mereka yang dikeluarkan dari tempat kerjanya, dikeluarkan dari sekolah, dikucilkan dari teman dan keluarga, dan sebagian dari mereka bercerai karena diketahui pernah mengalami kusta. Penyakit kusta dengan mudah dapat disembuhkan, namun dampak sosial dan ekonomi sebagai akibat dari pandangan masyarakat yang keliru tentang kusta merupakan persoalan yang serius dan butuh waktu panjang untuk mengatasinya.

PerMaTa Indonesia (Perhimpunan Mandiri Kusta) sebuah organisasi yang dibentuk oleh orang yang pernah mengalami kusta sadar bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri yaitu orang-orang yang pernah mengalami kusta. Peningkatan kwalitas hidup terhadap orang-orang yang pernah mengalami kusta dan menumbuhkan pemahaman yang benar terhadap kusta pada masyarakat merupakan usaha yang amat penting untuk dilakukan guna menghapus stigma dan diskriminasi. Dengan demikian diharapkan orang-orang yang pernah mengalami kusta dapat hidup berdampingan secara wajar di tengah-tengah masyarakat dengan penuh rasa hormat dan bermartabat.

Pencarian

Tips Singkat

Gejala Kusta

Jika Anda menemukan bercak merah atau putih pada kulit anda dan bercak tersebut tidak terasa gatal, maka segeralah berkunjung ke Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan